Rantingnya (a)

1201 Words

    "Atha." Cowok berlesung pipi itu tersenyum manis, mengulurkan tangan.     Sheila susah payah menahan diri agar tidak tersenyum terlalu lebar. Setidaknya ia harus jaim sedikit di depan cogan. Ia juga mengatur gestur sebaik mungkin sebelum menjabat balik tangan Atharik. "Sheila."     "Aku masih baru di sini. Maaf gangguin jalan-jalan kamu sama Nares. Mohon bantuannya supaya aku cepet adaptasi sama daerah sini."     Sheila mengangguk. "Nares udah cerita. Katanya ada sepupu dari Amerika yang pindah ke sini. Karena kamu lebih tua, aku pangginya Mas, ya. Oke, aku bakal bantu sebisaku. Semoga kamu cepet adaptasi. Meskipun nggak secanggih Amerika, tapi di sini nggak kalah asyik, kok."     Dalam hati Sheila mengagumi dirinya sendiri karena telah berhasil membuat kesan pertama yang cemerlang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD