Mood Aksa berubah sesaat setelah Nova berpesan hal tadi pada Freya. Pesannya terkesan seperti tuduhan yang tak terjadi. Nova memang kolot, ketakutannya adalah jika anak laki-lakinya pergi dengan seorang gadis selama berhari-hari, bahkan sampai menginap dalam satu rumah dan hanya berdua saja, seketika pikirannya melayang ke mana-mana. Waktu Nayna menginap di rumah Gibran pun dia panik bukan main, takut jika Gibran berbuat yang tidak-tidak pada anaknya. Freya memasang sabuk pengaman, terdengar bunyi klik saat gadis itu menguncinya. Aksa menoleh sekilas, lalu memutar roda kemudi tanpa bertanya apakah Freya sudah siap atau belum? “Ehem.” Freya berdehem sembari menggaruk tengkuknya. “Aku seneng deh, perhatian tante Nova persis seperti perhatian seorang ibu ke anak gadisnya, padahal aku bukan

