*** Selama dalam perjalanan menuju apartemen, keduanya selalu saling bertukar tatap. Sesekali Arfa memulai obrolan. Kadang menanyakan makanan kesukaan Manda, hobi perempuan itu, dan banyak sekali hal baru yang Arfa ketahui tentang Manda. Selain itu Arfa juga menegaskan untuk mengganti panggilan lo-gue menjadi aku-kamu. "Jadi pacarku ini seorang penulis?" tanya Arfa masih saja tidak percaya dengan apa yang Manda katakan. Manda hanya menganggukan kepalanya secara singkat. "Sudah berapa novel yang diterbitkan?" tanya Arfa lagi. Manda meringis, pasalnya hanya satu novel yang berhasil ia selesaikan sampai saat ini. Untung saja novel yang dulu ia tulis termasuk best seller sehingga keuntungan yang didapat cukup banyak dan masih aman dalam tabungannya sampai saat ini. "Satu," jawab Manda.

