Behind The Scene With Arrogant Chef | 26

2431 Words

*** Arfa menghentikan mobilnya di depan pusat perbelanjaan yang menjadi tempat Manda menunggunya. Tentu saja Arfa mendapatkan info itu setelah ia menelpon Manda. Pintu mobil terbuka kemudian kembali tertutup diiringi Manda yang sudah duduk manis di samping Arfa. Perempuan itu menatap Arfa sekilas sebelum mengalihkan perhatiannya ke depan. Ia mendengus. Merajuk kepada Arfa akibat batalnya acara ngopi sore mereka hari ini. Ya, setidaknya begitulah hasil pemikiran Arfa melihat sikap jutek Kamanda. Arfa mengedikan bahunya. Ia mengacuhkan Manda. Toh ini bukan salahnya, kan? Kedatangan Dafa dan Vivian sama sekali tak bisa ia prediksi. Saat ia meninggalkan hotel tadi, memang ia tidak melihat mobil kedua sahabatnya itu. Arfa hanya berpikir mereka telah pulang ke apartemen masing-masing. Mana A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD