Behind The Scene With Arrogant Chef | 31

2089 Words

*** Ekspresi Manda yang terlihat biasa saja setelah Vivian mematikan teleponnya membuat Arfa sedikit was-was. Ia pikir lebih baik Manda mengutarakan isi hatinya dari pada berpura-pura tidak terjadi apapun. Padahal mereka baru saja kepergok oleh Vivian meskipun saat Manda mengenakan topengnya. "Kamanda?" pancing Arfa agar Manda mengatakan sesuatu. Namun Manda hanya mengedikan bahunya saja. Setelah itu ia menyuruh Arfa untuk segera mandi. Mau tak mau Arfa menuruti perintah Manda. Lagi pula apa yang perlu dirinya khawatirkan? Melihat Manda yang seakan tak peduli membuat Arfa ingin melakukan hal yang sama. Mungkin lain kali dia harus lebih berhati-hati agar semuanya tidak terungkap dengan cara yang salah. Manda meninggalkan Arfa lebih dulu. Ia masuk ke kamarnya, duduk sebentar pada tempa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD