Behind The Scene With Arrogant Chef | 29

3450 Words

*** Arfa melambaikan tangannya ketika pintu lift akan tertutup. "Hati-hati, jangan ngebut," teriak Manda sebelum pintu benar-benar tertutup. Sampai Arfa menghilang dibawa lift Manda masih berdiri di depan pintu apartemen. Senyumnya juga tak pernah pudar meski seseorang yang terus saja membuatnya tersenyum tak lagi terjangkau oleh matanya. Kelang beberapa menit setelah itu Manda baru berbalik dan masuk ke apartemen. Pagi ini baik Arfa maupun Manda tak masak apapun karena sisa rendang kemarin sore masih ada. Arfa yang meminta agar disisakan untuk pagi ini. Untung saja rendang yang Manda buat bisa tahan berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Itu kata Dilla yang juga sahabatnya itu dapat dari teman kuliahnya dulu. Manda tidak langsung ke kamarnya, ia memilih mengambil kain pel beserta embe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD