17. Harga yang harus dibayar

1555 Words

"Elric..." Kalea memanggil, suaranya tercekat oleh tangis. "Syukurlah masih berfungsi... Haa... Kalea, kamu dimana?" Elric berseru pelan, suaranya lemah dengan nafas yang sulit. "Aku di perjalanan, aku akan segera sampai ke rumah Adam. Aku akan menyelamatkanmu." Kalea menjelaskan. Ia lega karena itu benar benar suara Elric. "Tepikan mobilmu... jangan datang. Aku tidak sedang di rumah..." "Kalau gitu kamu dimana? Aku akan kesana dimanapun kamu berada." "Tidak tahu, mataku tadi ditutup dengan kain." Kalea segera menepikan mobilnya, memukul stir mobil dengan kesal. "Kalea... tolong jangan pedulikan aku, ceritakan semuanya ke orang tuamu." Elric, suaranya benar benar serak dan lemah. Kalea menggeleng meskipun Elric tidak bisa melihatnya, ia menahan tangis. "Aku tidak mau. Om akan memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD