Bab 5. Aku Tidak Mau Tertipu Ketika cinta luntur oleh sebuah penghianatan ... Maka jangan berharap cinta itu sama lagi ... Karena ada luka yang menghujam d**a ... Sulit untuk di sirnakan ... ** Aku kembali terduduk di bangku Kafe setelah keluarga Denis menghalangiku pergi. Aku tahu mereka akan menyetujui aturan ku karena cuma aku yang dapat mereka andalkan "Baiklah Risma, kami mengalah apa yang kau tawarkan pada kami?" tanya Sari membuka suara ketika aku dengan tangan yang dilipat dan wajah ditekuk memandang mereka malas. "Baiklah, Penti berikan suratnya," kataku pada pengawal wanitaku. Dia salah satu atlet MMA. Badannya berotot dan gerakannya gesit. Penti memberiku surat disebuah map yang sudah rapi. Aku menyodorkan surat perceraian ke depan Denis. "Tanda tangan!" kataku memandan

