Evander POV Suara berisik di tengah malam memaksaku membuka mata. Langkah kaki saling berkejaran serta teriakan membuat kesadaranku langsung pulih seketika. Rasa cemas serta khawatir langsung menyergap tatkala tak kudapati Aria dalam dekapanku. Kapan wanita itu pergi dan meninggalkanku di kamarnya seorang diri? Sepertinya itu tidak penting, karena keadaan diluar terdengar genting. Aku segera beranjak dan memastikan keadaan Jason terlebih dahulu yang untung saja tak terganggu dan masih terlelap diatas ranjangnya. Setelah yakin kamar Jason dalam keadaan aman, aku segera keluar mencari sumber kegaduhan yang ternyata berasal dari halaman samping. DEG Jantungku seperti dihantam palu saat kulihat ayah memapah Aria yang bahunya bersimbah darah. Memang tidak sampai mengucur, tapi tetap saja pi

