Ariana POV BRAKK Sayup-sayup terdengar suara benda saling bertumbukan. Aku mulai mengumpulkan kesadaran yang mana kali ini terasa begitu sulit untuk dilakukan. Kepalaku pening, kelopak mataku sulit terbuka, tetapi tubuhku terasa begitu ringan. Kombinasi yang aneh. Brukk “Ugh...” pekikku lirih. Sesuatu menindihku dan ini terasa semakin familiar. Terutama aroma bayinya yang begitu kuat serta jemari menggemaskannya yang langsung memeluk leherku. “Good morning, love,” sapaku dengan suara serak. “Mowing, mommy.” “Good morning, you two.” Senyumku memudar kala kudengar tak hanya suara Jason yang menimpali sapaanku. Lebih tepatnya seorang pria yang terasa begitu dekat, seperti berada disampingku. “Mowing, daddy.” Sapaan Jason yang sambil tertawa itu membuat jantungku terasa berhenti. De

