Ariana POV “Jika kalian mengatakan dimana Wesley berada, aku akan berusaha mengurangi hukuman yang kalian dapatkan. Kalian tahu ‘kan jika aku bisa dengan sangat mudah melakukan hal itu?” Tanyaku yang saat ini sedang bernegosiasi dengan Steven. Ia duduk dibalik meja besi dengan penampilan yang berantakan serta segaram oranye khas tahanan. Sementara aku ada disisi yang berlawanan bersama dengan penasehat hukumku serta asisten pribadi yang merangkap sebagai CCTV hidup, Evan. Disudut ruangan juga ada sipir yang berjaga sekaligus menghitung waktu kunjungan. Steven tak bergeming, sama seperti istrinya yang satu jam lalu kutemui di lembaga permasyarakatan khusus perempuan. Mereka benar-benar kompak menyembunyikan keberadaan Wesley. Aku tak tahu apa yang baj*ngan itu tawarkan hingga kedua sauda

