EPILOG

625 Words

“Ayah, berhenti menggerakkan kaki seperti itu. Berisik.” Keluhan gadis kecil di hadapannya membuat Eugene meliriknya lagi dengan tidak minat. Lirikan yang tidak seharusnya ditunjukkan oleh seorang ayah kepada putrinya sendiri. Tapi, mau bagaimana lagi, bukan? Eugene sungguh gugup menantikan takdir. “Alice, jangan seperti itu. Ayah pasti gugup sekarang,” tegur lelaki kecil yang duduk tenang di samping Eugene membuat gadis kecil bernama Alice tersebut menggembungkan pipi, cemberut. “Tapi, memang benar bunyi sepatu ayah itu berisik. Bagaimana kalau ibu mendengarnya dan merasa terganggu juga sepertiku?” sahut Alice mulai berargumen hal sebenarnya pun tidak penting sama sekali. “Ibu tidak akan bisa mendengarnya, Alice,” balas si lelaki kecil sama-sama keras kepalanya. Alice mengerucutka

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD