Kelopak mata Ellie bergetar, berusaha membuka. Diikuti oleh jari-jemarinya yang mulai bergetar, bergerak pelan di kedua sisi tubuhnya. Pergerakan yang terjadi setelah lima hari Ellie tertidur itu membuat Hera tersentak kaget. Pelayan pribadi yang sedang membersihkan kamar Eugene dan Ellie itu pun segera berlari mendekat ranjang. Matanya semakin membulat melihat pergerakan tubuh Ellie bukan hanya ilusi. Tanpa berpikir panjang, Hera meraih tangan kanan Ellie, menggenggamnya erat. Merasakan kehangatan mulai muncul di telapak tangan mungil sang Nyonya. “Nyonya, syukurlah….” bisik Hera pelan menantikan kelopak mata Ellie terbuka sepenuhnya. Ellie mengerjapkan mata, menyesuaikan bola mata birunya dengan cahaya yang masuk. Iris biru itu mulai mengedarkan pandangan. Kepalanya sedikit bergerak,

