Ellie mengerjapkan mata merasakan cahaya matahari memaksanya kembali dari dunia mimpi. Gadis itu menggeliat sejenak, merasakan sepasang lengan memeluknya posesif dari belakang. Sukses membuat Ellie menyunggingkan senyum bahagia. Dadanya membuncah oleh rasa bahagia merasakan telapak tangannya menyentuh tangan besar yang terjatuh di dekatnya. Ellie menoleh sejenak sebelum mengganti posisi jadi menghadap ke belakang. Kini, berhadapan langsung dengan sosok suaminya yang masih memejamkan mata menikmati dunia mimpi. Tangan Ellie menjulur, menyentuh pipi Eugene. Mengelusnya pelan merasakan guratan-guratan kumis kecil di sana. Kemudian, turun menyentuh bibir tebalnya. Benaknya langsung mengingat apa yang sudah bibir tebal itu lakukan kepadanya. Pipi Ellie memerah, namun tidak berhenti mengamat

