Sentuhan jari tangan Derek di wajah Andara mengantarkan gelenyar kerinduan yang tidak dimengerti oleh Andara. Dia yang selama ini selalu pasib dalam cumbu rayu tidak dapat menahan diri lagi. Pelan-pelan, Andara membalikkan tubuhnya hingga berhadapan dengan Derek. Matanya yang berbinar dan mulutnya yang sedikit terbuka tidak mampu menahan Derek untuk bertahan. Sentuhan lembut ketika Derek menutup mulut Andara dengan mulutnya membuat Andara mendesah lembut. Mulut Derek terus menjelajah hingga Andara tidak dapat bernapas. Kerinduan dan kebutuhan Derek terhadap Andara sudah tidak dapat terbendung lagi. Ia dengan gerakan lembut tetapi penuh g4ir4h membawa Andara terbang tinggi. Andara di bawah sentuhan Derek sudah tidak mampu bertahan pada akal sehatnya untuk tetap bertahan

