Tidak sulit bagi Andara untuk menerima keramahan keluarga Derek yang sangat terbuka dan peduli pada dirinya sementara putranya sendiri yaitu Derek, Andara lebih mengenalnya sebagai lelaki dengan tingkat arogansi yang membuatnya tidak yakin kalau seorang Derek West mempunyai orang tua sebaik dan seramah yang berada di depannya saat ini. “Kenapa tersenyum, ayo masuk!” undang Anna pada Andara yang menurutnya memiliki kecantikan yang tidak membosankan. Andara baru saja berjalan beberapa langkah ketika lengan Derek merangkulnya sehingga mereka berjalan dengan tubuh yang merapat. Ada rasa malu pada Andara karena tawa geli yang diperdengarkan oleh Anna melihat kelakuan putra sulungnya. “Seharusnya kalian istirahat dulu, tetapi aku tidak sabar untuk mengenalmu Andara. Kau tidak

