DP || 17

1690 Words

“Mari kita b******a jika hanya itu yang bisa membuktikan bahwa aku bukanlah wanita yang sama,” ujar lagi Laura dan berjalan mendekati Xander, walau tubuhnya sudah bergetar, tapi dia sudah bertekat akan melakukannya untuk membuat Xander percaya padanya.  *** Xander Dia semakin mendekat dan sekarang sudah tepat berada di hadapanku, dia memegang kedua bahuku dan hendak naik ke pangkuanku. Aku yang sudah pusing dan sedikit mabuk menjadi salah tingkah, aku tak mau melakukannya saat keadaanku seperti ini, tapi... jika dia seperti ini, aku takut tak bisa mengontrol diriku lagi. Sial! Dia sangat menggoda, batinku berteriak saat payudaranya tepat berada di depan wajahku, untung saja aku sedang mabuk, jika tidak dia pasti akan melihat wajahku yang memerah. Dia mulai meraih tengkukku dan mendeka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD