GRACE -- Aku telah duduk berjam-jam di bar itu, menikmati anggurku dan ketenangan yang meliputiku begitu aku merasa mabuk. Cairan keemasan di dalam gelasku terus bergerak-gerak dan aku memulai halusinasi bodoh itu lagi ketika aku berpikir alkohol itu sedang meledekku. Kau menelan minumanmu, kemudian minuman itu menelanmu. Kau hanyut melewati batasan, kemudian kau tidak tahu apa yang selanjutnya terjadi. Aku pernah mendengar kata-kata itu diucapkan oleh seorang teman lamaku yang baru saja terbebas dari alkohol. Dia mengalami depresi berat ketika mengetahui kalau suaminya berselingkuh, dan dia mulai lepas kendali. Dia kehilangan pekerjaannya, dan satu-satunya putra yang dimilikinya telah membencinya. Dia harus membayarnya dengan tinggal sendirian, hidup kesepian hingga suatu hari dia

