Kini sudah memasuki tahun kedua Numa tinggal di New York, ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Semua yang dia inginkan ada di sana, dan dia masuk dalam komunitas warga negara Indonesia yang tinggal di sana, sehingga dia tidak merasa sendirian. Sebagai ibu rumah tangga Numa memiliki banyak kegiatan, mengantar jemput anak-anaknya ke tempat penitipan, senam yoga dan pilates, mengikuti sesi diskusi dengan orang lokal, dan mengurus rumah tangga. Dia dan Timo saling bekerjasama sehingga tidak membutuhkan pembantu, kecuali jika mereka menginginkan waktu berduaan di malam minggu, mereka akan mempekerjakan seorang pengasuh. “Papa! Papa!” Timo tersenyum lebar melihat Daffa dan Daud berlarian ke arahnya yang baru saja pulang dari kerja. Timo menggendong keduanya sekaligus. “Ah, Papa sudah pula
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


