DRAMAQUEEN 25

1789 Words

Tama keluar dari mobil membawa bunga mawar merah di tangan, berjalan mantap menuju ke arah  rumah Jelita tapi langkahnya terhenti saat melihat sepasang kekasih keluar dari sana sambil berangkulan dan tertawa-tawa dan berhenti di samping motor sport besar berwarna merah. Tama berdiri mematung, sementara keduanya sama sekali tidak menyadari kehadirannya. "Pokoknya ya Mami itu nanyain semua hal tentang kamu. Kesukaannya Jelita apa, mikirin hantaran yang akan kami bawa minggu depan dan ngotot pengen cepat-cepat datang ke sini." Jelita tertawa. "Oh ya? Wah, aku jadi gak sabar banget mau ketemu Mami kamu. Kira-kira beliau bakalan suka gak ya sama aku, beb." "Jelas sukalah." Fariz mengacak rambut Jelita. "Kalau anaknya aja bisa dibuat tergila-gila apalagi Maminya." "Ih lebay ah.” Fariz menar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD