TETANGGA SEBELAH “Astagfirullah. Mas Naren!” Naya terperanjat ketika mendapati suaminya tiba-tiba terhuyung saat memasuki rumah. “Pergi! Jangan sentuh saya!” bentak Narendra. Bau alkohol menguar saat pria itu berbicara. Naya segera menjauh. Awalnya, dia pikir Narendra hilang keseimbangan karena tidak memakai kacamata. Ternyata, sang suami sedang dalam keadaan mabuk. “Mau disiapkan air hangat, Mas?” tanya wanita berkulit putih itu berusaha memberikan perhatian. Narendra belum sempat menjawab. Dia segera masuk ke kamar mandi karena merasa sangat mual. Berkali-kali muncul dorongan untuk muntah. Semua yang sempat dia konsumsi dikeluarkan kembali dari perutnya. Sebelumnya, dia memang sempat meneguk anggur merah saat berkumpul dengan teman-temannya. Hanya segelas, itu pun karena merasa tid

