Chapter 10

1094 Words

MENYESAL Sudah berulang kali Narendra mencoba menghubungi nomor Naya, tetapi sama sekali tidak dapat tersambung. Pesan yang dikirim melalui aplikasi chatting pun hanya ceklis satu. Kekesalannya hampir memuncak. Dia sudah menyiapkan amunisi untuk memarahi istrinya itu bila pulang nanti. “Habis kamu, Nay!” umpatnya seraya melempar kacamata ke sofa. Pria itu masuk ke kamar tidur Naya. Dia membuka lemari pakaian, ternyata isinya masih cukup lengkap. Kemudian, Narendra membuka laci dan mendapati sebuah map berwarna hijau yang sama seperti miliknya. Lantas, dia duduk di kasur untuk memeriksa surat perjanjian mereka. Semua berkas termasuk buku nikah juga masih ada dan tersimpan rapi. Suara dering ponsel membuatnya terkejut. Narendra segera mengangkat panggilan telepon yang masuk. “Halo, Nay.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD