"Sangat menjijikkan!" Itu adalah kata terakhir yang Cealin dengar sebelum Axenio pergi. Tubuhnya sontak luruh ke lantai dengan debaran jantung yang kuat. Dia bahkan merasa tak memiliki kekuatan hanya untuk sekedar menopang badannya. Perlahan air matanya menggenang. Dia menoleh dan hanya mendapati ruangan kosong selain dirinya. Pria itu telah menghina dan menghancurkan harga dirinya! Flasback off. Tanpa sadar Cealin mengeratkan genggaman tangannya lalu melemparkan sisir yang dia pegang ke depan kaca. Tatapan dingin Axenio yang menghujam terbayang. Kenapa? Kenapa ini tak berhasil pada Axenio! Cara ini berhasil pada Edsel dan Neandro. Tapi kenapa tidak dengan Axenio! Bayangan wajah tampan lain terbayang. Arsen, pria tampan lainnya juga menatapnya penuh jijik dan ben

