81. Poor Cealin.

923 Words

Angel dapat keluar dari cafe setelah teleponnya berdering berkali kali. Dia menaiki sebuah taxi dan berakhir di sebuah jalan yang sepi.  Di kejauhan dia melihat Neandro tengah berbicara dengan seorang gadis. Dan tak perlu mendekat, dia tahu bahwa gadis itu adalah Cealin. Samar,  dia mendengar percakapan di antara mereka, namun hal itu tak membuatnya mendekat. Dia memilih berjalan berbelok ke sebuah tikungan dan duduk di sebuah bangku taman. Matanya menatap lurus ke depan, dengan ketenangan yang dalam. Sementara itu. Neandro terlihat dingin, menatap Cealin yang penuh dengan air mata. "Berikan," "Neandro, aku tak mengambil stempel milik keluargamu," Neandro tertawa kecil. "Cealin, aku tak akan tertipu. Aku sudah menyelidiki semuanya. Kau membatalkan menjual semua aset milik keluargaku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD