Alih-alih mengaku salah, Axenio kini tak dapat berkata-kata saat mendengar pengakuan Angel. Butuh waktu beberapa menit untuk menata emosinya sebelum akhirnya dia kembali menatap Angel dingin. Dia menatap Angel yang terlihat sangat pucat dan gelisah. Memeriksa pakaian bahkan menarik selimut ke lantai dengan ketakutan dimatanya. Ada apa dengan gadis aneh ini! Tanyanya dalam hati. Tapi rasa marah dan jijik di matanya kini tampak berkobar hebat. "Ini kamarku! Dan apa yang kau lakukan di kamarku!" tekannya dingin tak bersahabat. "Apa?" tanya Angel terkejut. Dia turun dan menarik selimut yang tergeletak di atas tempat tidur. Memeriksa sprei dengan raut wajah yang sangat pucat. Saat melihat sprei putih itu bersih tanpa noda sesuatu, dia mendesah dengan sangat lega. Terduduk di lant

