Adrian Aglilio.

1058 Words

Part belum di revisi Typo bertebaran. *** Pagi ini saat matahari baru saja menampakkan sinarnya, Angel terlihat menatap wajahnya di depan cermin. Tak peduli, seberapa banyak dia bercermin, sebanyak itu juga dia mengutuk kehidupan Angel di masa lalu. Wajahnya tidaklah buruk. Itu putih, dengan hidung mancung yang meruncing. Dua alis yang tak terlalu lebat namun sangat berantakan. Selanjutnya, bibir atas yang melengkung sempurna, di bingkai bibir bawah yang sedikit sensual. Memperlihatkan bibirnya yang menggoda jika dia menerapkan lipstik berwarna merah. Tapi bibir itu pucat. Bahkan sangat kering hingga kulit bibirnya mengelupas. Angel memejamkan matanya sekali lalu mengutuk sekali lagi. Dia kembali membuka matanya, untuk melihat wajah ovalnya yang pas. Setidaknya dia bernapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD