Part 25

1829 Words

Obrolan di meja makan membuat Rembulan menyimak ucapan ayahnya. Menyaksikan obrolan antara ayah dan kakaknya. Biasanya ayahnya akan pulang beberapa minggu sekali karena sibuk bekerja menjadi bus apron di bandara. Mereka hanya bisa memiliki waktu bersama ayahnya sebentar saja. "Kamu, kan, sudah kelas dua belas, Pelangi. Lalu, rencana kamu setelah ini mau apa?" tanya Wijaya yang sudah selesai makan, dia menatap anak sulungnya. "Sebentar lagi juga, kan, waktunya Rembulan untuk lulus. Hanya beda setahun saja dengan kamu." ucap Wijaya lagi. Pelangi menegak air di gelasnya, menatap Wijaya. "Pelangi pengen kuliah, Pak." ucap Pelangi membuat Wijaya dan Riana saling pandang. Wijaya mengangguk, mengambil buah pisang di mangkuk besar. "Mau kuliah jurusan apa?" tanya Wijaya setelah mengunyah pisang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD