Part 53

1610 Words

"Ren, Mama pinjem laptop mau bikin pamflet." Mia masuk ke kamar Iren yang tengah sibuk di meja belajarnya. Mendengar Mia akan meminjam laptop membuat Iren mendadak panik. Iren menelan salivanya susah payah. Dia memang belum menceritakan kejadian laptop rusak saat akan presentasi. Iren belum menceritakan apa pun. Iren takut Mia akan memarahinya. Iren tahu betul bagaimana sifat Mia. Lagi pula, Iren tidak akan berbicara apa-apa jika Mia tak bertanya. Namun, sayangnya Mia selalu menanyakan hal-hal yang sebenarnya tak ingin Iren bahas sama sekali. "Mana laptopnya?" Mia membuka pintu kamar Iren semakin lebar dan menatap anaknya yang kini hanya diam saja duduk di meja belajar. "Mama pinjem sebentar. Nggak dipake, kan?" tanya Mia lagi membuat Iren semakin bingung. "Uhm, itu, Ma ... itu ... " Ir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD