18 - Over PD

1553 Words

Anya berdiri dari tempat duduknya setelah baru saja selesai menyuapi sang ibu. Pintu kamarnya diketuk pelan, tapi belum sempat ia membuka sudah ada seorang perawat dan satu orang pria yang sepertinya pegawai rumah sakit juga yang mendampingi. “Dengan keluarga Ibu Endang?” pria jangkung itu membuka pembicaraan. “Iya betul, saya putrinya.” Anya menarik kursi yang tadi ia tinggalkan, lantas duduk berhadapan dengan pria tersebut yang sudah lebih dahulu duduk di sofa tunggal dengan beberapa map di pangkuannya. “Ada apa ya, Pak? Apa kelengkapan ibu saya ada yang kurang?” “Sebenarnya tidak ada yang kurang, Mbak. Kami ke sini ingin menyampaikan kalau kamar perawatan Bu Endang dipindahkan ke suite room di lantai tiga. Perawat ini yang akan membantu pemindahan Ibu Endang.” Pria yang tak lain adal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD