Chapter 10a

1005 Words

Mike terengah dan menatap kosong pada lantai di sebelah kirinya. Moncong pistol tersebut terarah pada lubang menganga di lantai yang mana peluru baru saja menembusnya. Sementara tangan kanannya yang tadi mengarahkan pistol ke pelipisnya mendadak sulit digerakkan. “Kau gila!” jerit pria yang berada di dalam cermin. Matanya menatap Mike penuh amarah dan seketika tangan kanannya melempar pistol ke sudut ruangan. “Takut, eh?” Mike menatap kembali pada cermin di hadapannya sambil tersenyum senang. Rasa frustrasi yang sejak kemarin sempat melandanya kini tergantikan oleh kebahagian saat melihat apa yang menjadi sumber keterpurukannya itu marah besar. Memberitahukan pada Mike jika ia juga bisa menyakiti sesuatu yang hidup di dalam dirinya itu. “Aku bisa mengendalikanmu, Michael,” desis suara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD