Bab 18

1066 Words

Lokasi syuting Velvet Midnight hari ini tampak sedikit berbeda. Tidak ada tawa renyah Selena yang biasa menyelip di antara jeda pengambilan gambar. Tidak ada langkah-langkah ringannya yang melintasi set dengan secangkir teh hangat di tangan dan senyum kecil di bibir. Semua tetap berjalan seperti biasa, namun atmosfernya terasa ganjil bagi sebagian orang—terutama bagi satu pria yang terbiasa menyembunyikan gelisah di balik sikap dinginnya: Theodore Roosevelt. "Selamat malam semuanya! Aku bawakan sushi segar dari King Sushi Bar, favorit kalian, bukan?" suara riang Sierra menggema di seantero lokasi. Perempuan berambut panjang dengan poni yang terpangkas rapi itu berjalan memasuki area kru dengan dua kotak besar berisi sushi. Senyum lebarnya tak pernah surut dari wajahnya. Ia mengenakan jak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD