Beberapa hari telah berlalu, Emily sudah sadar dari kritis yang ia jalani selama 5 hari, emily menitihkan air mata, bulir bulir kristal itu menetes, ketika melihat Dylan yang sedang dalam Ruangan Intensif mendapatkan perawatan dengan sambungan selang kecil menjadi Bantuan pernafasan. Memang tak gampang ketika 3 hari berturut-turut dylan mendapatkan siksaan yang luar biasa dari warren dan james. Tubuhnya terlihat melepuh, Organ tubuhnya tak senormal dulu, tapi pihak rumah sakit akan menjanjikan jika semua akan baik-baik saja. Raymond pun sudah sadar dari komanya, sesekali Raymojd melihat dari arah jendela jika Menantunya emily sangat terpukul melihat keadaan dylan yang saat ini tak bisa di ajak berbicara. " em, kita kembali ke kamarmu ya " ujar mikaela menggenggam pundak Emily yang meng

