Malam yang tenang pada pertengahan bulan mei, pada tahun 2015. di sebuah apartemen yang nampak tidak asing lagi di salah satu kota Seoul, seorang lelaki berusia delapan belas yang akan beranjak ke sembilan belas pada saat itu tengah bermain PSP bersama dengan beberapa orang temannya yang menemani dirinya pada malam itu. Ting tong … Sebuah bel pun berbunyi, yang membuat keseruan yang tengah di rasakan oleh lelaki itu pun sempat terhenti, dan membuat dirinya kini beranjak dari sofa empuk di sana. “Oh, Woojin-a uri chikin jumuni dochakhan gott gatta!! (Woojin, aku pikir ayam pesanan kita sudah sampai!)” ucap temannya. Dan hal itu membuat Woojin mengangguk seraya berkata, “Geurae gidaryo!! (Ya, tunggu sebentar!)” ucap Woojin kini beranjak dari sofa dan berjalan menuju pintu tersebut un

