Chapter 35

3247 Words

Arkan menghela nafas berat, begitu juga dengan Daniel. Keduanya masih sibuk mengatur nafas masing-masing, sesekali mereka mengoceh tidak jelas. "Sumpah! Saya-" "Lo, jangan terlalu formal deh ngomongnya, biasa aja!" Ujar Arkan seraya mengeluarkan ponsel dari saku seragamnya. "Iya-iya, gue gak nyangka kalo pesawatnya gagal landing gara-gara angin dan roda depan! s**l!" Maki Daniel mengingat kejadian yang baru saja mereka alami. "Pantes perasaan gue gak enak dari sebelum kita take off." Ucap Arkan sibuk dengan ponselnya. Daniel diam sambil menyandarkan tubuhnya di kursi kokpit, mereka berdua masih berada di dalam kokpit sejak beberapa menit yang lalu. Di lain tempat, seorang wanita sedang duduk di tepi ranjang seraya menggenggam ponselnya. Nesya sengaja menutup kedua matanya dan berhar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD