Ketiga sahabat Qila kesepian, karna sudah 5 hari ia tak berangkat sekolah dan sama sekali tak menghubungi. Kata mama Qila, kemarin sedang bersama papa nya keluar kota. Tapi apa itu alasan yang logis? Karna ini masih aktivitas sekolah, tidak seharusnya pergi keluar kota selama ini.
Khawatir itulah yang dirasakan para sahabatnya. Apa ada sesuatu yang terjadi? Mungkin saja iya, karna ekspresi mama Qila yang tegang saat ditanyai dimana Qila berada. Dibenak mereka, mama Qila sedang menyembunyikan sesuatu tentang anaknya itu. Sehingga Qila tak sama sekali menghubunginya.
"Udah 5 hari Qila nggak masuk, kemana sih dia sebenarnya?." kata Riska sambil memikirkan sesuatu.
"Gue juga bingung, kenapa tuh anak tiba-tiba ngilang, tanpa ngubungin kita. Tante Mita juga kayaknya nyembunyiin sesuatu deh." kata Maya, Eka adalah Mama Qila.
"Apa dia lagi ada masalah ya?." kata Bella. Ia menempelken jari telunjuknya ke dagu nya tanda sedang berfikir.
"Apa bokap nya marah sama Qila? Gara-gara dia ketahuan pergi ke club. Terus bokapnya bawa pergi ke luar kota lagi." tambahnya
"Apa itu bener ya? Tapi apa bokapnya setega itu? Sampai harus bawa ke luar kota?." kata Riska menyesal karna dia lah yang mengajak Qila pergi ke club.
"Tapi kayaknya nggak deh, sehari sebelum Qila ngilang kan dia masih baik-baik aja, nggak terjadi apapun kan." kata Maya, ia berfikir. Jika bokapnya marah sama Qila, mungkin tidak.