AA || 25

2032 Words

Tubuh yang lelah dan mata yang mengantuk membuat Alice hampir kehilangan kesadaran. Ditam bah kehamilannya membuat tubuhnya semakin mele mah. Namun, dia tak ingin terlalu terlelap. Setidaknya dia harus tetap sadar saat seseorang memasuki ka mar tersebut. Wanita itu berjalan mendekat menyungging kan senyum iblis. “Samy-mu sebentar lagi ke sini. Lebih baik kau menyerahkannya padaku dengan sukarela darip ada aku memaksamu dan menyakiti calon anakmu!” ancam wanita itu. “Tidak akan! Lagi pula, Sam tak akan sudi bersamamu! Kau akan mendapat akhir yang buruk dari semua ini!” Alice menatap tajam wanita tersebut y ang malah tertawa, membuatnya muak. “Kau boleh bicara apa pun sekarang, Alice! Tapi tidak saat kau tahu apa yang bisa kulakukan untuk mendapatkan Samy-mu! Oh, mungkin sebentar lagi dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD