Bab 16

3340 Words

16. TAK SEHARUSNYA  Jangan pernah berikan harapan jika kamu tak mampu memenuhinya. Lebih baik jujur meski pilu daripada bahagia tapi palsu..   Pagi pertama dimana Umi bangun sendiri berteman sepi didalam kamarnya. Tidak ada Hans disini. Bahkan Umi yakin Hans tidak ada dirumah juga. Kali ini Umi sudah pasrah pada takdir yang sudah mempermainkan kehidupan rumah tangganya bersama Hans. Disatu sisi dia rapuh bila tidak ada Hans disampingnya namun disisi lain hatinya masih terasa sakit akan semua perlakuan Hans yang begitu jahat. "Pagi.. pa, ma..." "Suami mu mana nduk??" Tanya mama sambil meletakan nasi goreng diatas meja makan. "Mama pagi-pagi yang ditanyain Hans terus, Umi kapan ditanyainnya?" "Kan mama udah liat kamu. Mama belum liat Hans dari pagi? Kemana dia?" "Pulang kali" jawab U

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD