Mai Khao, Distrik Thalang, Phuket, Thailand Tepat pukul tiga dini hari waktu setempat, Langit malam menggantung berat di atas Bandar Udara Internasional Phuket, seakan menyelimuti dunia dengan lapisan kegelapan yang lebih pekat dari biasanya. Udara di apron bandara terasa dingin, bukan karena suhu, tetapi karena sesuatu yang lebih mendalam, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata biasa. Lampu landasan memantulkan cahaya samar di tubuh Gulfstream G550 yang baru saja mendarat dengan presisi sempurna, seolah pesawat itu bukan sekadar alat transportasi, tetapi deklarasi keberadaan. Gerakan mekanis pintu kabin terbuka tanpa suara berlebihan, dan dalam jeda sekejap, dia muncul. Sosok pria itu menuruni tangga dengan langkah terkendali, tenang, tidak terburu-buru, tidak terpengaruh

