Senja menunggu beberapa menit, akhirnya ada taksi yang lewat dan membawanya ke rumah sakit terdekat, namun ternyata takdir berkata lain, nyawanya Bintang tidak tertolong. Kepala memang bagian yang fatal, apalagi kepala Bintang saat itu pernah terluka jadi rawan. Jenazah Bintang langsung dibawa ke Jakarta, disambut tangisan oleh Liana dan Mentari. Bintang pulang bukan dengan toga melainkan hanya tinggal nama. Prosesi pemakaman segera dipersiapkan sampai tubuh Bintang tertutup tanah. Nama Bintang tertulis jelas di nisan tersebut. Lo Senja, gue Bintang. Nggak ada sejarahnya senja dan bintang berada di langit yang sama. Setelah senja hilang, bintang baru muncul. Itu berlaku juga buat kita. Kita nggak pernah bisa bersama, camkan itu, Senjara Revania. Apa yang diucapkan oleh Bintang pada saa
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


