"Bangun, woy!" ujar orang itu membangunkan Yuda yang sedang senyum-senyum tidak jelas dengan mata terpejam sambil semakin memeluk bantal guling. "Lah ini bocah makin stres aja rupanya." "Yuda! Bangun!" orang itu menepuk pipi sang dokter. Tapi bukannya membuka mata, Yuda malah memeluk tangan orang itu. "Wah ini anak bener-bener deh," gumamnya. Setelah dengan susah payah melepaskan tangan dari pelukan Yuda, orang itu pergi ke kamar mandi lalu membawa air dalam gelas kosong yang ia temukan di atas meja, lalu mulai menyipratkan cairan bening itu ke wajah orang yang sedang tidur itu. Yuda pun mulai mengerutkan dahi dangan mata masih terpejam saat merasakan ada cairan yang mengenai wajahnya. Orang itu tersenyum karena berhasil membangunkan Yuda. Tapi senyumnya memudar saat sang dokter kemba

