Bab 05 insiden hari pertama devan menjadi Derektur

563 Words
((pop devan ) ) pagi ini devan haru berangkat lebih awal mengingat hari ini adalah hari pertama dia diumumkan menjadi direktur utama franzico group, seperti biasa devan harus mengantar anaknya terlebih dahulu ke sekolahnya. Raja ayo buruan sayang nanti daddy terlambat masuk kantor titah devan pada anaknya. Sebental daddy laja pamit cama oma dulu satu menit oke sambil berlari mencari omanya , devan hanya menggeleng geleng kepala melihat tingkah anak semata wayangnya. "oke daddy tunggu di mobil ucap devan. tak lama setelah itu raja berlari ke arah devan ,ayo daddy nanti laja telat sambil masuk kedalam mobil dan duduk di kursi penumpang , sesampai di sekolah devan menitipkan raja pada wali kelasnya , sayang daddy berangkat dulu ya jangan nakal di sekolah raja harus nurut sama ibu guru oke ,,,oke daddy seruh raja devan pergi setelah mengecup kening putranyanya ,,, Buru buru devan melajukan mobilnya hingga menuju kantor tapi tiba tiba handphonenya berbunyi ternyata mamanya yang menelpon dan tanpa segaja dia berhenti sembarangan di depan kantor saat dia berbicara di telpon mobilnya tiba tiba ada yang menabrak dari arah belakang . tapi devan tidak menghiraukan cuma melihat sekilas dari kaca spion mobilnya ternyata seorang perempuan, devan tidak berniat untuk turun apalagi membantu perempuan itu . karena sudah terlambat di tambah mamanya yang tadi menelpon , Devan segera menjalankan mobilnya menuju area parkiran kantor. nanti devan akan mengurus bagian belakang mobilnya yang penyok akibat ditabrak si perempuan tadi, mungkin dia akan menyuruh seseorang yang akan membawa mobilnya ke bengkel untuk di perbaiki. ((pov selsai)) Baru saja devan masuk ke area kantor tapi semua mata sudah mengarah pada wajah tampannya termasuk karyawan perempuan sampai matanya tidak berkedip sama sekali, devan yang dilihat seperti itu merasa risi dan cepat- cepat dia memasang wajah dinginnya. Seluruh karyawan belum ada yang tau bahwa devan adalah calon direktur baru yang akan menggantikan pak hendro . devan mendengar karyawan perempuan berbisik mengagumi paras tampannya , sepanjang lorong kantor devan sama sekali tidak menghiraukan para karyawan yang membicarakan dirinya, sampai akhirnya dia sampai di depan ruangan papanya ,, pagi pak devan sapa maya sekertaris papanya dengan senyum yang dibuat semanis mungkin, pagi juga mbak maya ,papa ada di dalam tanya devan , ada pak silahkan masuk ,pak hendro sudah menunggu dari tadi, Pagi pa sapa devan pada papanya pagi juga van ,ayo masuk ajak pak hendro,, pak hendro langsung saja menanyakan pada anaknya , van kamu sudah siap untuk menggantikan papa , papa berharap setelah papa pensiun perusahaan ini akan semakin berkembang di bawah pimpinanmu dan satu hal lagi papa belum umumkan bahwa kamu yang akan menggantikan papa,, , selsai makan siang papa akan mengadakan meeting tentang calon ditektur baru kata pak hendro sambil menepuk bahu anaknya. setelah itu bapak dan anak itu melanjutkan mengobrol membahas masalah pekerjaan sampai waktu sudah menunjukkan jam sebelas siang pa devan jemput raja ke sekolah karena sekarang sudah jam sebelas nanti dia ngambek kalau telat di jemput, nanti kita lanjut pembahasan tadi ya pa iya kamu hati hati bawa mobil jangan sampai cucu papa kenapa-kenapa jawab pak hendro. devan keluar dari ruangan papanya sambil masuk ke dalam lift dan memencet tombol lantai bawah,, oooh iya ruangan direktur utama ada di lantai tuju ya sesampainya di lantai bawah devan berlari menuju parkiran tanpan sengaja menabrak seseorang yang membawa bayanyak berkas di tangannya sampai semua berkas berserakan di lantai,, iya seseorang itu adalah..... Siapakah orang itu..... fitrihandayani
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD