baiklah semuanya perkenalkan ini kasandra. calon istri saya... semua yang ada di ruangan itu terdiam, dengan pengakuan depan. mereka yang mengagumi sandra terlihat menundukkan kepalanya. sementara sandra berdiri mematung dengan apa yang dia dengar. wajahnya merah seperti kepiting rebus, ingin rasanya dia menendang laki-laki di sampinya , tapi dia urungkan karena devan adalah bos di perusahaan ini. setelah meeting selesai sandra langsung menuju kantin mengisi perutnya yang sudah keroncongan. di perjalanan menuju kantin sandra mengumpat bosnya,dasar bos gila mentang-mentang dia orang nomor satu seenaknya sama orang batinnya. di sepanjang lorong sandra mendengar bisikan karyawan lain, selera bos kita rendah banget ya ,, mentang-mentang sering ajak anaknya main uca

