36. MSC

2005 Words

Setelah Akhtar mengatakan hal yang menyakitkan Shanum hanya diam. Mencerna semuanya agar dia tak salah bicara dan bisa menahan amarahnya. Dia pun tak berani menatap wajah Akhtar. Sedangkan Akhtar berpindah berdiri didekat jendela kamar. “ Hanya itu salah satu cara untuk menyelamatkan Wafi num. Aku sudah memfikirkan hal ini sejak semalam. Kita ngga punya banyak waktu, Wafi harus segera mendapatkan donor sum-sum tulang belakang. Dan itu hanya bisa didapat dari saudara kandungnya.” Ucap Akhtar. “ Tega kamu mas mengatakan hal seperti itu padaku. Kamu fikir aku apa mas, apa kamu ngga mikirin perasaanku saat mengatakan hal menyakitkan seperti ini. Aku mencintaimu mas. Dan mas Naufal sudah memiliki Nasha. Apa kamu tega menghancurkan perasaan mereka.” Ucap Shanum dengan emosi. “ Kalau aku jadi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD