“ Saya terima nikah dan kawinnya Shanum Diya Sakira binti Alm Muhammad Khalif dengan maskawinnya berupa uang sebesar dua puluh juta dan emas dua puluh lima puluh gram dibayar tunai. Terlafazlah ijab qobul Akhtar dan Shanum. Mulai sekarang mereka telah sah menjadi pasangan suami isteri. Air mata Shanum terus keluar, dia sudah tak memikirkan make upnya lagi yang mungkin sudah luntur. Perasaan sedih sekaligus bahagia bercampur menjadi satu. Pandangan Shanum bukannya ke Akhtar yang sudah sah menjadi suaminya justru dia terus memandangi Adib yang duduk menjadi saksi pernikahannya. Harapannya akhirnya dikabulkan Allah, dia ingin saat dia menikah nanti keluarganya ada disini menemaninya. Begitu pula dengan Adib, dia pun ikut menangis melihat kakaknya saat ini sudah menikah, namun Adib pun sedi

