Seminggu sudah Shanum ditinggal pergi oleh Akhtar ke Bogor. Dan selama seminggu itu pula dirinya tak pernah mendapatkan kabar dari suaminya. Shanum yang sedang membuat bekal untuk Wafi pun ngalamun mengingat saat dirinya menelfon Akhtar. Suaminya itu justru memarahi dirinya karena menelfon sekedar menanyakan kabar atau menanyakan hal-hal yang menurut Akhta ngga penting. Akhtar melarang Shanum untuk menelfonnya kalau tidak ada sesuatu yang penting atau terjadi masalah besar. “ Num.” Panggil mamanya. “ Iya ma.” Jawab Shanum “ Kamu lagi ngapain, dari tadi mama sama Wafi nungguin kamu di meja makan lho” Tanya mamanya. “ Owh ini ma, Shanum lagi nyiain bekal untuk Wafi.” Jawabnya. “ Owh bikini bekal sambil mikirin suami.” Ledek mama Hanin. “ Mama, Ngga kok.” Balas Shanum “ Sayang kamu mu

