DUA CANGKIR KOPI DI SAAT HUJAN BULAN JUNI! "Minumlah!" perintah Gendhis. "Bahkan kau membuat kopi ini dengan rasa dan takaran yang masih sama. Apakah memang rasa itu juga masih sama?" tanya Rio "Memang daya ingatku saja yang masih tajam! Lagian tak ada yang spesial kok, hanya kopi yang biasa di minum orang- orang. Bahkan Pohan pun menggunakan takaran itu untuk setiap kopi yang di teguknya di rumah ini! Jadi menurutku tak usah besar kepala," ujar Gendhis. Suasana pagi beranjak siang itu cukup mendung. Mungkin karena musim sudah memasuki bulan penghujan. Ah tapi bukankah ini bulan Juni. Harusnya tak ada hujan di bulan ini seperti kata Sapardi Djoko Damono. Gendhis mengambil kopinya, dia menikmati aroma kopi yang menguar. Aroma kopi lampung di mix dengan aceh Gayo. Gendhis menikmati suasa

