Sawan

1084 Words

SAWAN Abah Furqon pun langsung berpamitan karena gojeknya sudah datang. Sepanjang jalan dia beristighfar berkali-kali. Jujur saja hatinya takut jika menantunya mengikuti perkataan dari Rio. [Nduk! Kau di rumah Abah saja, jangan pulang di mertua atau di rumahmu] Send. Pesan terkirim pada Sifa. Hati Abah Furqon gusar, dia memang tak ingin ikut campur dengan rumah tangga anaknya. Namun rasanya untuk hal ini sangat kelewatan. Biasanya jika Abah Furqon tak menyukai tradisinya dia akan memilih meninggalkan tanpa banyak ucapan selama tradisi itu tidaklah menyalahi aturan agama. Namun nampak nya Bude Rio ini berbeda. Dia lebih nyakot aliat lebih percaya pada kejawennya dari pada tradisinya. Dia harus segera mendiskusikan ini dengan Sifa. Dari pada cucu dan anak perempuannya nanti di boyong ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD