DARI MANA KAU GENDHIS ASTARI WIJAYA? "Kantor saja sudah Mas pasrahkan semua satu pintu di Dimas," lanjut Rio. "Ya sudah, Mas. Kalau begitu bagaimana Sifa untuk sementara waktu tinggal di rumah Abah dan Umi saja, Mas? Nanti jika semua sudah clear, sudah selesai, Mas juga sudah longgar, baru nanti menjemput Sifa di rumah Abah dan Umi. Bolehkah Mas?" bujuk Sifa. "Bagaimana ya, Dek. Mas Rio takut, jika kau di sana merepotkan Abah dan Umi. Apalagi di sana ada Mulki. Kau tahu sendiri kan bagaimana hubungan Mas dengan adikmu Mulki," gumam Rio. "Mas Hanya takut jika nanti Mulki menyalah artikan lagi, Mas hanya tak ingin nanti adikmu itu memikirkan macam- macam kalau kau sampai di sana. Mas tak mau ada salah paham lagi, Dek," sambungnya. Sifa terdiam, dia paham maksud suaminya itu. Sedikit ban

