BENANG MERAH! "Aku akan mengatakan padamu, tetapi aku memiliki permintaan pada Mbak Sifa," ucap Mulki. "Ya Allah, Dek! Apa lagi, kau itu aneh-aneh saja. Mengapa memanfaatkan keadaan? Tadi kan sudah meminta untuk dibuatkan kopi sudah tak buatkan. Lalu sekarang apalagi?" tanya Sifa. "Mulki hanya ingin sekarang Mbak Sifa berjanji saja, apapun yang Mulki katakan Mbak tak akan memikirkan lagi. Mbak sekarang kan ada Humaira. Jangan katakan apa rencana mulki ke depan juga pada Umi Laila," ucap Mulki. "Mau atau tidak? Syaratnya Mbak juga harus berjanji dulu kita kesepakatan di awal, jika Mbak Sifa mau maka aku akan menjelaskannya. Tapi jika Mbak Sifa tak mau maka aku tak akan mau menjelaskannya dan tak akan ku beritahu bagaimana sebenarnya," ancam Mulki. "Iya, iya. Mbak Sifa mau sepakat, Mbak

