Kecurigaan Sifa

1147 Words

KECURIGAAN SIFA "Astagfirullah hal'adzim di mana kamu ini sebenarnya, Mas?" tanya Sifa dalam hati. Terlihat dari tadi Sifa mondar- mandir dan berlalu lalang keluar masuk ruang tamu. Dia sudah beberapa kali mencoba menghubungi suaminya, Rio. Namun Rio tidak mengangkat sama sekali, jangankan mengangkatnya semua pesan tak di balas sejak tadi. Padahal dia tadi hanya berpamitan untuk pergi ke rumah kedua orang tuanya karena rindu. Hal ini membuat kecurigaan Sifa mulai tumbuh lagi. Apalagi setelah dia bertemu dengan Gendis di salah satu mall Surabaya beberapa hari lalu. "Ibu! Ya, aku harus menelpon Ibu mertuaku! Kalau memang Mas Rio masih berada di sana maka Ibu akan mengangkat teleponku," batin Sifa dalam hati. Dia pun segera menghubungi nomor ponsel mertuanya. Nihil, ibu mertuanya pun ju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD